Berbagi Pengetahuan Umum

Anehnya, kira sering memperhatikan suatu tumbuhan dan mengagumi “bunga-bunganya” ketika kita sebenarnya tidak memperhatikan bunga-bunga itu sama sekali! Jika kita menganggap bunga sebagai sesuatu yang mempunyai warna cerah yang tumbuh pada sebuah pohon, kita mungkin salah.

Misalnya, “daun-daun bunga dari “kumpulan bunga” dogwood yang berkembang di musim semi bukanlah daun-daun bunga sama sekali. Demikian juga pelepah daun yang berwarna putih pada tumbuhan ‘caklas’ bukanlah bunga. Kumpulan bunga Poinsetia adalah contoh lain dari daun-daun yabng berwarna dan bukannya bunga-bunga yangs sesungguhnya.

Sebaliknya, berkas-berkas yang berjanggut pada ujung-ujung rumput sebenarnya adalah bunga! Telinga jagung yang tidak masak sebenarnya adalah bunga. Menurut ahli botani, bunga adalah sekelompok bagian-bagian yang fungsinya adalah menghasilkan serbuk sari atau biji atau keduanya. Hanya tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan biji yang mempunyai bunga. Dan hanya bagian-bagian tumbuhan yang berhubungan erat dengan pembentukan dan produksi biki yang dapat dianggap sebagai bagian-bagian dari bunga.

Apa yang menyebabkan bunga-bunga berbau harum? Sekuntum bunga mempunyai keharuman jika daun-daun bunganya mengandung minyak-minyak murni tertentu. Minyak-minyak ini dihasilkan oleh tumbuhan sebagai bagian dari proses pertumbuhannya. Minyak-minyak murni ini adalah zat-zat yang sangat kompleks. Dalam keadaan-keadaan tertentu zat yang kompleks ini dirusak atau membusuk dan terbentuk menjadi mintak yang mudah menguap, yang berarti mintak itu dapat menguap lebih mudah. Jika hal ini terjadi, kita dapat mencium keharuman bunga itu.

Jenis keharuman khusus yang dihasilkan oleh bunga bergantung pada zat-zat kimia yang terdapat di dalam minyak yang mudah menguap itu dan kombinasi yang berbeda-beda pula. Minyak yang sama tidak hanya terdapat di dalam bunga-bunga tumbuh-tumbuhan tetapis sering kali juga terdapat di dalam daun-daun, kulit kayu, akar, dan bibit. Misalnya, jeruk dan jeruk limun mempunyai minyak yang mudah menguap di dalam buahnya, almond di dalam bibitnya, kayu manis di dalam kulit kayu, dan seterusnya.

Apa yang menyebabkan bunga berwarna? “Anthocyanin” adalah nama untuk pigmen-pigmen yang memberi warna merah, lembayung muda, ungu, dan violet. Pigmen-pigmen ini terlarut di dalam getah sel-sel bunga. Warna-warna lain seperti kuning, orange, dan hijau, adalah akibat dari pigmen-pigmen lain. Zat-zat ini termasuk klorofil, karotin, dan sebagainya. Tidak ada hubungan kimia di antara zat-zat itu.

Jadi kita dapat menghubungkan warna-warna dalam bunga-bunga dengan pigmen-pigmen yang dinamakan “anthocyanin” dan dengan pigmen-pigmen lain yang dinamakan “plastid.” Kelompok anthocyanin memberikan kisaran warna-warna tertentu dan kelompok plastid memberikan warna-warna sisanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: